Melz Klik

Ungkapan rasa cinta pada hidup yang bermakna

me 06.25

Photobucket

Matahariku 18.28

Menatap indah matamu
Seakan kulihat surya bersinar
Kaulah matahariku..indah
Tak kan kulepas cintaku

Memelukmu tak ingin rasa kulepas
Kubiarkan ia lekat...terdekat dengan mata hatiku
Surya terindah dalam hidupku
Tanpamu aku tiada...

Senyummu sinari hatiku
Candamu cahaya hidupku
Nakalmu bagian dari jiwamu
Karena maafku slalu ada untukmu...

Tuhan..biarkan ia terus mendampingiku
Menjadi bagian terindah dalam hidupku
Karena ia adalah wujud dari cinta-Mu padaku...





Malaikat Juga Tahu Aku Mencintaimu 12.57

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri

Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintakulah yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi
Karna tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu Aku kan jadi juaranya...by:Dee

Untuk suamiku tersayang...cinta ini tak bisa terukur apapun, kadang ia tak bisa diselami...begitu indah bahkan tak mampu terbayangkan oleh fikirku...hingga tak perlu kau ragukan cintaku, karena Malaikat juga tahu aku selalu mencintamu...selamanya.

Tafakur… 21.42


Begitu banyak penyakit hati yang membuat seseorang tidak mampu melihat kesalahan diri. Ketika kita merasa bahwa ternyata orang di sekeliling kita menjauh atau bahkan enggan berbagi kebaikan bersama kita, atau mungkin mereka bersikap apatis di belakang kita tapi memberikan senyuman terindahnya kepada kita.
Sudahkah kita berkaca diri, mungkinkah senyum itu sepenuhnya untuk kita padahal kenyataannya adalah banyak sekali orang yang tidak nyaman berada disisi kita.
Berkaca diri, muhasabah atau pun introspeksi diri, adalah cara yang mudah ketika kita merasakan kesenjangan tersebut.
Karena dengan bermuhasabah (self-introspection) setidaknya kita dapat melihat kesalahan-kesalahan diri yang tanpa terasa mungkin sudah menyakiti perasaan orang lain di sekitar kita, selanjutnya berupaya seobyektif mungkin untuk tidak memposisikan orang lain dalam posisi yang salah karena hal tersebut hanya membuat hati kita keras, hingga tak mau menerima kritikan, saran, kebaikan orang lain yang-walaupun-disampaikan sehalus dan sebaik mungkin.
Menyalahkan diri kita bukanlah kesalahan yang menghinakan akan tetapi ia adalah awal sebuah kemenangan, kemenangan melawan egoisme diri dan hanya sedikit orang yang bisa malakukannya. Disanalah letak kebesaran serta kebijakan hati seseorang dan bukan dengan mengganggap diri paling benar dibanding orang lain.
Orang yang terbaik adalah orang yang mampu mengalahkan hawa nafsunya.
Marilah kita berusaha menjadi insan yang terbaik.

SOMBONGKU…. 14.47


Aku sombong ketika aku mempunyai kekayaan yang berlimpah
Aku sombong ketika aku mendapat jabatan tinggi
Aku sombong ketika aku mempunyai keturunan yang cantik, tampan dan pintar
Aku sombong ketika aku mempunyai sanak saudara yang berjaya
Aku sombong ketika semua manusia bertepuk tangan akan kepintaranku
Aku sombong ketika mereka semua mengagungkanku…
Pernahkah aku ingat bahwa kekayaan yang berlimpah,
Jabatan yang tinggi,
Keturunan yang cantik, tampan dan pintar,
Sanak saudara yang berjaya,
Kepintaran, atau pun keagungan diri
Datang dari suatu Dzat yang terdekat dalam nadi …
Dzat yang tak pernah sombong setelah Ia melimpahkan semua kesombongan yang aku besarkan…
Ialah Allah…Sang pencipta segala karunia…
Siapakah aku yang selalu sombong di muka bumi ciptaan-Nya ?
Sementara Maha Pencipta bumi ini tidak pernah menyombongkan diri-Nya…

By : Mellz

Pengikut